WAASOPS KASAL TUTUP LATIHAN PPKM 2017 DI KODIKLATAL

Jumat, 21/04/2017 16:26 WIB

Kodiklatal, (21/4).

Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Waasops Kasal) Laksma TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si, secara resmi menutup Latihan Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) Tahun 2017 yang dipusatkan di Ruang Auditorium Gedung Kalimantan Pusat Latihan Elektronika dan Sistem Kendali Senjata (Puslatlekdalsen) Kesatrian Bumimoro Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Jumat, (21/4).

Latihan Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) Tahun 2017 yang telah berlangsung selama lima hari tersebut diikuti sedikitnya 140 peserta yang berasal dari berbagai Kotama TNI AL antara lain Kodiklatal, Koarmatim, Koarmabar, Pasmar I, Lantamal III Jakarta, Lantamal V Surabaya, Pusnerbal dan Lembaga Psikologi TNI AL.

Asops Kasal Laksda TNI I.N.G.N. Ary Atmaja, S.E. dalam sambutan yang dibacakan Waasops Kasal Laksma TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si,  menyampaikan bahwa latihan PPKM yang telah diselenggarakan dalam kurun waktu lima hari telah ditempuh para peserta dengan penuh dedikasi dan mencurahkan segenap kemampuan yang dimiliki, sehingga materi latihan yang diberikan telah mencapai hasil kualitatif dan kuantitatif yang diharapkan.

Sebagaimana dipahami bersama, latihan adalah suatu kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bagi seluruh prajurit dalam menunjang berbagai pelaksanaan operasi militer. Ini merupakan hal yang sangat penting mengingat operasi militer memiliki tujuan untuk menanggulangi setiap ancaman nyata, melalui perencanaan strategis maupun pada rencana kontijensi.

Lebih lanjut disampaikan, terdapat beberapa hal yang perlu diupayakan dalam rangka meningkatkan kemampuan pemahaman materi latihan, khususnya pemahaman terhadap mekanisme PPKM, prosedur perencanaan operasi gabungan TNI dan kampanye militer sesuai doktrin yang berlaku. Berbagai rencana operasi militer perang yang digelar TNI dalam bentuk kampanye militer merupakan serangkaian dari beberapa operasi gabungan yang dilaksanakan secara berurutan maupun serentak guna mencapai sasaran strategis Panglima Komando Gabungan.

Melalui rencana kampanye militer, pangkogab akan menuangkan visi dan misi strategisnya berupa susunan rencana operasi kogasgab-kogasgab yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan. Bekal ilmu yang telah Perwira terima, harus senantiasa dipedomani, diimplementasikan dan diteruskan kepada para perwira di Kotama masing-masing sehingga ke depan diharapkan memiliki satu pemahaman dalam Proses Pengambilan Keputusan Militer.