PRAJURIT KODIKLATAL PERINGATI HARI PAHLAWAN TAHUN 2017

Jumat, 10/11/2017 12:24 WIB

Kodiklatal, (10/11).

                Sedikitnya 3.500 Prajurit Anggota Tetap (Antap), Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Prajurit Siswa  Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) mengikuti upacara peringatan hari Pahlawan. Peringatan yang dilaksanakan setiap 10 November ini, dipimpin  langsung Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kodiklatal Laksma TNI Tunggul Surapati, S.E., dan  dipusatkan di lapangan Laut Maluku Kesatrian Bumimoro Kodiklatal, Jumat, (10/11).

                Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa dalam amanatnya yang di bacakan DirjianbangKodiklatal mengatakan, setiap tanggal 10 November bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan, mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, yang dengan segenap pemikiran, indakan dan perjuanagn kolektif yang mereka lakukan, sejhingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita, pesan itu adalah bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya yakni berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah makan peringatan hari Pahlawan 10 November tahun 2017 ini adalah perkokoh persatuan membangun negeri”. Apabila kita mampu bersatu sebagai satu bangsa maka kita dapat maju bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

                Lebih lanjut dikatakan, Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalmat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Indonesia.

               Patriot bangsa yang budiman, berbagai sejarah kepahlawanan, mengisahkan tentang menyala-nyalanya api harapan  yang menjadi pemantik dari berbagai tindakan-tindakan heroik yang mengagumkan. Begitu pula Republik Indonesia tercinta ini, ketika diproklamirkan, dengan keberanian, tekad, pemikiran orisinil tentang kehidupan bernegara yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945 dan pengorbanan yang besar, maka berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan  kebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya.